Month: October 2023

5 Perang Paling Menakutkan Sepanjang Sejarah Dunia

5 Perang Paling Menakutkan Sepanjang Sejarah Dunia

pulautidungmute.com - Perang Hamas dan Israel menyebabkan lebih dari 1.100 orang kehilangan nyawa. Gempuran besar terlebih dahulu dilaksanakan pejuang Hamas sebagai balasan atas penjajahan Israel pada tanah Palestina sepanjang 75 tahun. Hamas juga marah dengan perlakuan tentara Israel yang kerap membunuh masyarakat Palestina, termasuk seringkali menggempur Mushola Al Aqsa, yang disebut tempat suci umat Muslim dunia.

Kemelut Palestina dan Israel terus berjalan dan tidak ada pertanda perdamaian. Sementara korban jiwa terus berguguran. Perang atau perselisihan senjata adalah kejadian ironis dalam peradaban manusia. Bukan hanya mengakibatkan nyawa melayang-layang, peperangan menyebabkan keruntuhan kota dan imbas selanjutnya.

Selainnya perang di Palestina dan Israel, di saat yang bersisihan berjalan pertarungan di antara Rusia dan Ukraina. Agresi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari 2022, sudah mengakibatkan 7.110 orang meninggal (data OHCHR, 29 Januari 2023).

Deretan Sejarah Gelap Perang Paling Menakutkan

Tetapi rupanya perang di masa silam lebih menakutkan karena jumlah korbannya yang banyak. Berikut 5 perang paling menakutkan digabungkan dari World Atlas.

Pengepungan Leningrad (1941-1944)

Korban jiwa diprediksi 5,lima juta orang - Tengah musim panas 1941, Adolf Hitler dan mesin perang Nazi Jerman memperlancar agresi darat paling besar dalam sejarah Perang Dunia II ke Uni Soviet. Operasi namanya Barbarossa itu membuat pasukan Soviet tercabik-cabik, dan menyerobot sampai ke pedalaman. Beberapa ratus ribu Tentara Merah Soviet terbunuh atau diamankan dalam gempuran itu. Pasukan Soviet lalu undur secara besar ke timur laut. Jerman secara langsung memperlancar gempuran ke kota Leningrad (sekarang namanya lagi Saint Petersburg). Leningrad secara cepat terputus dari dunia luar dan ada dalam pengepungan untuk waktu lama. Gempuran udara dan artileri mengganti banyak bangunan kota jadi puing-puing. Suplai makanan yang terbatas dan minimal jalan masuk ke Leningrad, membuat beberapa warga sipil kelaparan atau harus ambil perlakuan mencolok untuk tetap bertahan hidup.

Ada beberapa cerita mengenai orang yang selamat dengan makan hewan piaraan, sepatu kulit, dan kadang-kadang cerita kanibalisme. Pasukan Jerman yang ditolong beberapa tentara Finlandia berusaha mengambil kota yang remuk tersebut. Finlandia menolong Jerman karena negaranya terserang oleh Soviet yang dikenali sebagai Winter War. Tetapi pasukan Soviet bersama warga sipil berusaha menjaga mati-matian kota Leningrad. Ke-2 faksi lakukan pertarungan beringas dari rumah ke rumah. Berjalan keseluruhan 872 hari, pengepungan Leningrad usai pada 27 Januari 1944.

Baca Juga : Palestina Versus Israel: Potret Jalinan Yang Tidak Pernah Baik

Pertarungan Stalingrad (1942-1943)

Korban nyawa diprediksi 2,lima juta orang - Benturan lain di antara Uni Sovyet dan Nazi Jerman ialah Pertarungan Stalingrad. Salah satunya titik kembali dalam Perang Dunia II. Pasukan Nazi Jerman yang dipegang Jenderal Friedrich Paulus mendobrak kota Stalingrad (sekarang namanya lagi Volgograd). Faktor cuaca berlebihan musim dingin dan fokus Jerman yang terpecah karena harus menolong melepaskan Benito Mussolini, membuat Jerman kekurangan sumber daya. Kurangnya bahan bakar membuat instruksi tinggi Nazi memilih untuk mengarah ke selatan dalam usaha mengambil wilayah Kaukasus yang kaya sumber daya.

Gempuran awalnya oleh Jerman sukses kuasai 90 % kota Stalingrad. Tetapi, pasukan Soviet dan warga sipil memperlihatkan keberanian yang tidak terarah hingga sanggup memukul undur pasukan Nazi. Dikit demi sedikit, Soviet mendapat lagi wilayahnya. Jerman tidak bisa memakai tank atau kendaraan mereka dengan efisien dalam pertarungan kota yang beringas karena cuaca berlebihan musim dingin, Keadaan itu membuat Soviet menyengaja memancing Jerman untuk masuk lebih dalam. Hingga membuat mereka seutuhnya susah keluar tempat pertarungan. Ketika musim dingin datang dan bekal Jerman mulai menyusut, Soviet memperlancar serbuan balik besar bernama kode Operasi Uranus. Operasi itu sukses besar. Pada 2 Februari 1943, 91.000 pasukan Jerman termasuk Jenderal Paulus berserah dan ditahan oleh Soviet.

Pertarungan Berlin (1945)

Jumlah korban 1.286.367 orang - Mengidentifikasi pertahanan paling akhir Adolf Hitler dan Reich Ke-3 , pertarungan Berlin akhiri front Eropa pada Perang Dunia II. Dari April sampai Mei 1945, cuma anggota Nasional Sosialis (Nazi) paling setia yang masih ada menjaga kota Berlin. Beberapa tentara Jerman yang bertahan terbunuh dalam pertarungan, diamankan, dan dibunuh sesudah berserah. Hingga umumnya mereka pilih berserah ke pasukan Amerika Serikat dan Inggris di samping barat Berlin. Milisi sipil, Seksi SS, dan anggota Pemuda Hitler masih tetap pilih berperang sebagai pembela kota. Barisan ragtag ini hadapi juta-an tentara Soviet yang beringas yang ingin membalasnya gempuran militer Jerman sepanjang 4 tahun akhir. https://www.pulautidungmute.com/

Walau kalah dengan jumlah dan persenjataan, Jerman sukses meredam gempuran besar Soviet. Sesudah Soviet, AS dan Inggris sukses masuk kota Berlin, keruntuhan kota itu tidak terhindar. Demikian Soviet mengontrol beberapa kota itu, panorama menakutkan selekasnya terjadi. Pasukan Soviet lakukan kekejaman hebat, dengan eksekusi umum dan pemerkosaan masyarakat sipil yang tidak terhitung banyaknya yang disampaikan pada bulan-bulan selanjutnya.

Pertarungan Kiev (1941)

Jumlah korban 761.783 orang - Di awal agresi Nazi Jerman ke Uni Sovyet, pasukan Jerman nyaris tidak tertahan. Mereka menyobek garis pertahanan Soviet yang tidak menduga dengan strategi Blitzkrieg gempuran kilat) Jerman yang populer efisien. Pasukan Jerman juga sukses capai dataran Ukraina yang waktu itu sisi dari Uni Sovyet.

Walau pertarungan Kiev tidak berjalan lama tapi benar-benar merusak. Pasukan Jerman yang serang besar menaklukkan manuver pasukan Soviet, dan jadi pengepungan paling besar dalam sejarah militer. Soviet kehilangan nyaris 600.000 tentara dalam perhitungan minggu. Korban umum jadi panorama umum untuk Soviet, hingga kemudian mereka sukses mengubah keadaaan.

Pertarungan Manila (1945)

Diprediksi 500.000 korban nyawa - Pertarungan di Kota Manila, Filipina di antara Amerika Serikat dengan Jepang, jadi perang kota paling besar di semua Pasifik sepanjang Perang Dunia II. Pertempuran jarak dekat yang terjadi di puing-puing kota tidak ubahnya seperti tindakan biadab. Pasukan Jepang yang radikal pilih berperang sampai mati daripada undur atau berserah ke pasukan Amerika.

Sementara korban paling besar antara pertarungan ke-2 pasukan ialah masyarakat sipil Filipina yang terjerat dalam baku tembak ke-2 faksi. Ada beberapa kasus pembunuhan sporadis pada masyarakat sipil Filipina oleh tentara Jepang yang frustasi dan geram karena kemenangan Amerika. Banyak sejarawan menyebutkan Pertarungan Manila sebagai "Stalingrad dari Timur."

Palestina Versus Israel: Potret Jalinan Yang Tidak Pernah Baik

Palestina Versus Israel: Potret Jalinan Yang Tidak Pernah Baik

pulautidungmute.com - Perang di antara sayap membawa senjata Hamas dan Israel kembali pecah. Hamas mengatakan jika mereka sudah mengawali 'Operasi Al-Aqsa'. Lebih dari 5.000 roket ditembakkan dari Lajur Gaza ke Israel pada Sabtu (7/10/2023). Shooting roket dikeluarkan dari lokasi-lokasi di Gaza semenjak pagi waktu di tempat.

Bersambungnya ketidakadilan dan penganiayaan yang menerpa masyarakat Palestina jadi argumen dibalik keadaan yang eksplosif ini dan tiadanya perdamaian dan keamanan di teritori.

Kementerian Kesehatan Israel memverifikasi jika minimal 779 orang cedera dan dibawa ke rumah sakit. Seorang wartawan AFP di Gaza memberikan laporan suara alarm meraung-raung di Israel. Militer Israel mengatakan warga untuk selalu ada di dekat tempat pelindungan bom.

Gempuran Hamas ini adalah yang terparah semenjak perang selama 10 hari di tahun 2021 .

Mayor Jenderal Ghassan Alian dari IDF menjelaskan jika Hamas sudah lakukan kekeliruan besar, yaitu buka "gerbang neraka" di Lajur Gaza. Karena hal tersebut, dia memperjelas jika faksinya akan membuat Hamas kapok.

Mengenal Hamas

Hamas ini diputuskan sebagai barisan teroris oleh Israel, Amerika Serikat, Uni Eropa dan Inggris, dan beberapa negara lain. Hamas disokong oleh Iran yang memodalinya dan sediakan senjata dan training.

Ada kemelut stabil di antara Israel dan Hamas, tetapi gempuran Hamas di hari Sabtu terjadi tanpa peringatan. Hamas tembakkan beberapa ribu roket ke Israel sementara beberapa puluh militan Hamas menerobos tepian dan menggempur komune Israel, tewaskan beberapa puluh masyarakat sipil dan menarik yang lain.

Israel langsung memperlancar gempuran udara, menjelaskan jika mereka menarget beberapa situs militan di Gaza. Beberapa petinggi di tempat menjelaskan lebih dari 200 orang meninggal.

Hamas dibangun di tahun 1987 sepanjang Intifada Pertama, perlawanan Palestina menantang pemerintah Israel. Maksudnya untuk membangun negara Islam di Palestina.

Hamas sekarang ini memerintah Lajur Gaza, daerah Palestina di pantai Mediterania timur. Sesudah memenangi pemilu legislatif Palestina 2006, Hamas kuasai Gaza di tahun 2007 sesudah perselisihan kekerasan dengan pesaingnya, Fatah. Semenjak waktu itu, Hamas sudah jadi kewenangan de facto di Gaza, sedangkan Fatah memerintah Pinggir Barat. https://www.pulautidungmute.com/

Kilas Kembali Hubungan Israel-Palestina

Palestina dan Israel memang diketahui memiliki jalinan yang tidak serasi.Perselisihan di antara Israel dan Palestina didasari oleh Claim ke-2 bangsa itu atas daerah yang masih sama, yaitu Palestina. Oleh karena itu, kedua pihak sudah sejak lama berperang untuk merebutkan daerah ini.

Sejarah Mengatakan Kekuasaan Wilayah Palestina Selalu Bermasalah

Kewenangan Nasional Palestina Dibangun dan sepanjang enam tahun selanjutnya membuat sebuah jaringan. jalinan ekonomi dan keamanan dengan Israel, yang dikatakan sebagai daerah otonom sarat dengan administrasi berdikari. Di tahun 2000, jalinan ke-2 nya lebih buruk dengan pecahnya Intifada Al-Aqsa yaitu sebuah eskalasi cepat perselisihan Israel-Palestina. Kejadian berkurang di tahun 2005, dengan rekonsiliasi dan gencatan senjata.

Keadaan jadi lebih sulit dengan pemecahan Kewenangan Palestina di tahun 2007, pemecahan pihak Fatah dan Hamas yang dibarengi kekerasan, dan pengambilalihan Lajur Gaza oleh Hamas. Pengambilalihan Hamas menyebabkan pemecahan keseluruhan di antara Israel dan pihak Palestina di Lajur Gaza, menggagalkan semua jalinan terkecuali suplai kemanusiaan yang terbatas.

Dari segi ekonomi, di tahun 2015, PDB per kapita Israel lebih dari US$35.000 dan tingkat kemiskinan capai 5%. Israel menjaga mata uang yang kuat dan memiliki pelindungan hak property terbaik dari semua mekanisme ekonomi di Timur tengah. Israel ialah anggota Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD), dan dikenal juga sebagai "negara wiraswasta".

Karena perselisihan Israel-Palestina, Palestina belum sanggup membuat mekanisme ekonomi yang berdikari seutuhnya. Investasi asing langsung nyaris tidak ada. Di tahun 2019, Israel menempati rangking ke-19 dalam rangking Index Pembangunan Manusia PBB dari 189 negara, dan Palestina ada di rangking 115.

Kecemburuan Israel Atas Pertumbuhan Ekonomi Dari Palestina

Dari segi Politik, jalinan politik ini disudahi pada perselisihan di antara Israel dan Palestina. Perselisihannya ialah berkenaan apa masyarakat Palestina bisa membuat negaranya sendiri dalam pemerintah di daerah yang sekarang ini terkuasai Israel. Palestina, pada beberapa tahun saat sebelum 1948, adalah sebidang tanah yang dikitari oleh Sungai Yordan, Mesir, Laut Mediterania, Suriah, dan Lebanon.

Bentrokan berkenaan daerah tertentu ini ada karena ada ketidaksamaan pandangan berkenaan siapakah yang memiliki claim resmi atas tanah itu. Menurut orang Yahudi, Alkitab Ibrani mengatakan jika Palestina sudah janji ke mereka oleh Tuhan. Palestina kekinian ialah Israel kuno.

Karena itu, beberapa orang Yahudi memiliki claim kuno atas tanah itu. Tetapi, warga Arab Palestina tidak ingin dan tidak sanggup mengaku claim mereka atas Israel. Beberapa orang Palestina yakin karena akibat mereka belakangan ini kuasai tanah itu, karena itu tanah itu harus terus jadi milik mereka.

Perselisihan yang terus-terusan di antara Israel dan Palestina berkenaan ketidakjelasan mereka untuk mengaku claim faksi lain atas daerah itu sudah menyebabkan kekerasan dan ketakstabilan sepanjang tahun di daerah itu.

Luas tempat yang mengakibatkan perselisihan politik di antara Israel dan Palestina berpengaruh pada jalinan internasional. Israel/Palestina berada vital di persilangan Asia, Eropa, dan Afrika. Ini mengakibatkan Amerika Serikat dan beberapa negara lain berpadu dengan keinginan temukan jalan keluar atas perselisihan itu. Tetapi, penuntasan perselisihan sekarang masih tidak dapat ditegaskan.

Israel dan Amerika Serikat memandang perlakuan militer Hamas sebagai invasi teroris, dan menyebutkan pertahanan nasional Israel sebagai argumen atas tanggapan militer yang agresif pada Israel. Di lain sisi, masyarakat Palestina melihat perlakuan militer Israel sebagai terorisme yang disokong negara. Ke-2 faksi terus menanggung derita korban jiwa bersamaan secara bersambungnya kebuntuan berkenaan hak teritorial di daerah itu. Perselisihan ini semakin makin tambah meluas ke komune regional dan internasional, dan kedua pihak memperoleh support dan kontribusi militer.