5 Wisata Alam Terbaru di Thailand 2025
Thailand selama ini dikenal dengan pantai tropis, kehidupan kota yang semarak, dan kuil-kuil megah. Namun di balik itu semua, negeri Gajah Putih ini juga terus menghasilkan destinasi alam yang makin unik dan kurang ramai — ideal bagi kamu yang ingin menjelajah sisi alam yang lebih tenang dan otentik. Tahun 2025 membawa beberapa “wisata alam terbaru” yang mulai mendapat sorotan, dan berikut lima tempat yang layak dimasukkan ke daftar perjalananmu.
1. Khao Yai Art Forest (Provinsi Nakhon Ratchasima)
📍 Lokasi
Terletak di Provinsi Nakhon Ratchasima, di dekat kawasan spaceman Khao Yai National Park, timur laut Thailand. Destinasi ini baru dibuka pada awal 2025.
📖 Deskripsi
Khao Yai Art Forest adalah sebuah konsep baru yang menggabungkan seni kontemporer dengan alam-hutan tropis. Di lahan seluas 161 acre, pengunjung dapat berjalan di antara instalasi seni besar yang terintegrasi dengan pepohonan, kabut buatan, dan suasana hutan yang alami. Seni dan alam berpadu untuk menciptakan pengalaman yang berbeda dari sekadar hiking biasa.
🎯 Aktivitas
-
Trek ringan dalam hutan sambil menemukan instalasi seni yang tersebar di area.
-
Berfoto di spot art dan alam yang instagramable.
-
Menginap di akomodasi dekat lokasi dan menikmati suasana hutan di malam hari.
✅ Kenapa Layak Dikunjungi
Tempat ini cocok bagi yang ingin pengalaman alam yang ‘plus’ — bukan hanya melihat pohon dan burung, tapi juga merasakan seni yang menghormati alam. Karena masih baru, pengunjung belum banyak sehingga atmosfernya lebih tenang.
2. Lalu (Provinsi Sa Kaeo)
📍 Lokasi
Terletak di Provinsi Sa Kaeo, timur Thailand, kawasan yang belum terlalu banyak dikunjungi wisatawan luar negeri.
📖 Deskripsi
Lalu adalah formasi alam yang mirip “mini Grand Canyon” — erosi alam membentuk tebing dan lembah berwarna coklat kemerahan yang kontras dengan langit biru dan pepohonan hijau di sekitarnya. Karena cukup baru dalam sorotan wisata, suasananya masih sepi dan sangat cocok untuk fotografi.
🎯 Aktivitas
-
Jalan kaki santai di sepanjang tebing dan lembah.
-
Fotografi lanskap saat golden hour untuk hasil dramatis.
-
Menyusuri jalur sederhana yang belum ramai didatangi.
✅ Kenapa Layak Dikunjungi
Ini adalah salah satu destinasi yang masih ‘tersimpan’ dan menawarkan pengalaman alam yang berbeda dari pantai atau gunung biasa. Cocok bagi petualang yang ingin suasana berbeda dan agak off-beaten-path.
3. Koh Mak Yai (Dekat Koh Chang, Wilayah Timur Thailand)
📍 Lokasi
Kepulauan kecil di dekat Koh Chang, wilayah timur Thailand.
📖 Deskripsi
Koh Mak Yai adalah pulau yang mulai muncul dalam radar wisata 2025 sebagai alternatif yang lebih tenang dibanding pulau-pulau besar Thailand. Pantainya masih alami, tanaman kelapa dan perkebunan tersebar, dan penginapan mulai hadir dengan konsep ramah lingkungan.
🎯 Aktivitas
-
Bersepeda santai di sepanjang perkebunan kelapa dan tepi pantai.
-
Snorkeling di perairan yang jernih tapi belum terlalu ramai.
-
Menikmati sunset di pinggir pantai tanpa keramaian massal.
✅ Kenapa Layak Dikunjungi
Bagi yang ingin pulau tropis tetapi bukan “keramaian resort besar”, Koh Mak Yai menawarkan keseimbangan: alam tropis yang indah + suasana santai + sedikit pengunjung. Cocok untuk relaksasi dan escape.
4. Phu Langka Forest Park (Provinsi Phayao)
📍 Lokasi
Terletak di Provinsi Phayao, utara Thailand.
📖 Deskripsi
Phu Langka Forest Park dikenal dengan fenomena “laut kabut” — saat pagi udara dingin dan kabut turun di antara bukit-bukit menciptakan panorama luar biasa. Ditambah jalur trekking dan bunga pink Dok Khlongkhleng yang bermekaran di musim tertentu.
🎯 Aktivitas
-
Trekking ke puncak bukit untuk panorama kabut.
-
Berfoto dengan latar bunga pink dan lanskap pegunungan hijau.
-
Camping atau glamping untuk pengalaman alam yang lebih lama.
✅ Kenapa Layak Dikunjungi
Ini adalah pilihan tepat untuk alam pegunungan Thailand yang belum terlalu ramai wisatawan. Cocok untuk mereka yang ingin suasana dingin, sunrisenya indah, dan suasana alam yang menenangkan.
5. Lanta Archipelago National Park (Provinsi Krabi)
📍 Lokasi
Terletak di Krabi, wilayah selatan Thailand.
📖 Deskripsi
Taman nasional ini mencakup sejumlah pulau dan ekosistem laut yang dilindungi. Pada 2025 Lanta Archipelago mendapat pengakuan “Green Destinations Top 100 Stories” untuk program konservasi yang melibatkan masyarakat lokal. Aktivitas laut, mangrove, dan pantai tersembunyi menjadi daya tarik utama.
🎯 Aktivitas
-
Snorkeling atau diving di perairan jernih dan terumbu yang mulai dilindungi.
-
Menjelajah mangrove dengan kayak atau perahu kecil.
-
Memilih penginapan eco-lodge dan ikut program konservasi lokal.
✅ Kenapa Layak Dikunjungi
Menawarkan keindahan alam laut yang masih cukup alami dan pendekatan wisata yang sadar lingkungan. Bagi yang ingin alam laut Thailand tanpa keramaian besar dan ingin mendukung wisata berkelanjutan — tempat ini sangat tepat.
🔍 Kesimpulan & Tips Praktis
Kelima destinasi di atas menunjukkan dimensi baru dari wisata alam di Thailand tahun 2025 — bukan hanya pantai populer, tapi pengalaman yang lebih luas: hutan seni, erosi alam, pulau tenang, kabut pegunungan, dan konservasi laut.
Tips praktis:
-
Pilih waktu kunjungan sesuai cuaca lokal (misalnya kabut pagi untuk Phu Langka, musim kering untuk pulau).
-
Gunakan transportasi lokal, dan pilih kegiatan yang ramah lingkungan.
-
Perlengkapan yang baik: sepatu trekking, pakaian ringan + jaket, sunblock, botol air sendiri.
-
Hormati lingkungan dan masyarakat lokal: bawa kembali sampah sendiri, pilih akomodasi lokal, dan jangan mengganggu alam.
Semoga artikel ini menjadi inspirasi untuk perjalanan alammu di Thailand yang berbeda dan lebih mendalam di tahun 2025!




